Facebook   X   Instagram   YouTube   TikTok
Aktual, Cepat, Terpercaya
BREAKING NEWSBerita terbaru BCPNEWS.com, aktual dan terpercaya.09:45 WIB

Minggu, 30 Agustus 2026

Launching Dua Lagu di Sukabumi Suara Dangdut dan Lentera Warnai Perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi

 

Penampilan H. Ismail dan Sifa

SUKABUMI - Suasana perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke 156 semakin semarak dengan hadirnya momentum spesial berupa launching dua buah lagu, yakni “Suara Dangdut” dan “Lentera”.'

 

Launching tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar di Kabupaten Sukabumi. Tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, momentum ini juga mempertemukan para musisi, pencipta lagu, penyanyi, serta para pegiat event dalam sebuah perayaan yang penuh kehangatan.

 

Salah satu pencipta sekaligus penyanyi lagu “Suara Dangdut” H. Ismail mengungkapkan rasa syukurnya karena karya tersebut dapat diperkenalkan kepada masyarakat Sukabumi.

 

“Alhamdulillah, malam hari ini launching dua buah lagu. Yang pertama lagu ‘Suara Dangdut’, karya saya sendiri dan saya menyanyikan sendiri. Lagu ini diaransemen oleh Ahmad, keyboard Sonita,” ungkapnya.

 

Sementara lagu kedua yang diperkenalkan adalah “Lentera”, yang dinyanyikan oleh Sifa. Lagu tersebut diciptakan oleh Haji Dimas, yang juga merupakan pembina Forsa Jabar.

 

Menurutnya, launching di Sukabumi memiliki kesan tersendiri. Meski karya-karya tersebut sebelumnya telah diperkenalkan di daerah lain, momentum kali ini menjadi bagian penting karena lagu tersebut kembali diluncurkan di hadapan masyarakat Kabupaten Sukabumi.

 

“Ini berkesan luar biasa. Launching kali ini terlaksana di Sukabumi atas fasilitas yang diberikan oleh sahabat saya, H. Agus Chandra. Alhamdulillah bisa terlaksana launching di Sukabumi,” ujarnya.

 

H. Ismail menambahkan, saat ini telah memiliki sejumlah karya cipta lagu. Meski jumlahnya belum banyak, setiap karya memiliki cerita dan sejarah tersendiri yang menjadi latar belakang lahirnya sebuah lagu.

 

“Kalau karya cipta saya baru ada tiga. Memang belum banyak. Tetapi setiap lagu pasti ada history dan story-nya,” katanya.

 

Membawa Pesan dan Nilai dalam Musik

 

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa musik dan aktivitas bernyanyi tidak hanya berkaitan dengan hiburan. Dalam proses berkarya, terdapat pula nilai serta norma yang tetap harus diperhatikan.

 

Hal tersebut menjadi bagian dari perjalanan kreatif dalam menciptakan maupun membawakan sebuah lagu, termasuk karya “Suara Dangdut” yang memiliki latar belakang tersendiri.

 

Sementara itu, lagu “Lentera” menjadi karya yang tidak kalah menarik karena melibatkan Haji Dimas sebagai pencipta dan Sifa sebagai penyanyi.

 

Kehadiran lagu-lagu tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana musik dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpelaku seni dan komunitas, sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat.

Foto bersama personil ISTARA group dan Pimpinan Buana Citra Promosindo
 

Hadir Tanpa Bayaran untuk Sukabumi

 

Di tempat yang sama, pimpinan event organizer Pt. Buana Citra Promosindo H. Agus Chandra mengaku bangga dan bahagia dapat menghadirkan sosok tersebut untuk ikut menghibur masyarakat Palabuhanratu dan Kabupaten Sukabumi.

 

Menurutnya, kehadiran sang musisi dari Jakarta menjadi bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap masyarakat Sukabumi.

 

“Saya merasa bangga dan bahagia. Beliau bisa ada di sini untuk menghibur masyarakat Palabuhanratu khususnya dan Kabupaten Sukabumi pada umumnya,” ungkapnya.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa sang musisi datang dari Jakarta tanpa bayaran khusus demi ikut memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.

 

“Beliau datang dari Jakarta tanpa dibayar untuk merayakan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi. Saya bangga dengan beliau,” tuturnya.

 

Tak hanya itu, kehadiran Haji Dimas, selaku salah satu dewan Pembina Forsa di Jawa Barat, turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut.

 

Haji Dimas disebut telah berada di Sukabumi selama beberapa hari untuk turut memantau dan meramaikan berbagai kegiatan dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.

 

Kehadiran para mitra dan pegiat seni tersebut dinilai menjadi dukungan positif dalam menyukseskan rangkaian kegiatan sekaligus menghadirkan hiburan bagi masyarakat.

 

Launching “Suara Dangdut” dan “Lentera” pun menjadi salah satu momen yang memperkaya perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi. Musik, kebersamaan dan dukungan para seniman dari berbagai daerah berpadu menjadi sebuah perayaan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat silaturahmi.

 

Dengan diluncurkannya dua lagu tersebut di Sukabumi, diharapkan karya-karya musik tersebut dapat semakin dikenal masyarakat dan menjadi bagian dari perjalanan kreativitas para musisi dalam berkarya di tanah air.(dava)


TASYA ALLESA GUNCANG PALABUHANRATU! Jebolan D’Academy 7 Bikin Pesta Rakyat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 Pecah

 

PALABUHANRATU - Malam Minggu, 29 Agustus 2026, kawasan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, berubah menjadi lautan kemeriahan. Ribuan masyarakat larut dalam suasana Gebyar Pesta Rakyat dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 Tahun 2026.

 

Kemeriahan semakin memuncak ketika Tasya Allesa, jebolan D’Academy 7, naik ke atas panggung dan menyapa masyarakat yang telah memadati lokasi acara.

 

Dengan suara khas dan penampilan enerjik, Tasya Allesa sukses menghipnotis penonton. Lagu demi lagu dibawakan dengan penuh penghayatan, membuat masyarakat dari berbagai kalangan ikut bernyanyi dan bergoyang bersama.

 

Penampilan Tasya semakin istimewa karena mendapat iringan musik dari Group Dangdut Sorata - Swara Rhoma Irama dan Soneta Pimpinan H. Agus Chandra. Perpaduan vokal Tasya dengan musik dangdut khas Sorata membuat atmosfer pesta rakyat malam itu semakin hidup.

 

Sorak-sorai penonton pun pecah setiap kali Tasya membawakan lagu-lagu andalannya. Tidak sedikit masyarakat yang mengabadikan momen tersebut melalui kamera telepon seluler dan membagikannya ke media sosial.

 

TASYA ALLESA BIKIN PALABUHANRATU BERGOYANG

 

Kehadiran Tasya Allesa menjadi salah satu magnet utama dalam rangkaian Gebyar Pesta Rakyat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156.

 

Sejak awal penampilan, antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Area sekitar panggung dipenuhi warga yang ingin menyaksikan langsung penampilan penyanyi muda jebolan ajang pencarian bakat dangdut tersebut.

 

Iringan musik Sorata (Swara Rhoma Irama dan Soneta) juga memberikan warna tersendiri. Dentuman musik dangdut yang enerjik berpadu dengan karakter vokal Tasya sehingga menciptakan pertunjukan yang meriah dan menghibur.

 

Malam itu, Palabuhanratu seolah berubah menjadi panggung hiburan rakyat. Masyarakat tidak hanya menyaksikan pertunjukan, tetapi juga ikut menjadi bagian dari kemeriahan perayaan hari jadi Kabupaten Sukabumi.

 

PESTA RAKYAT JADI RUANG HIBURAN MASYARAKAT

 

Gebyar Pesta Rakyat tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 Tahun 2026.

 

Selain menjadi momentum hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan untuk mempererat silaturahmi dan menghadirkan suasana perayaan hari jadi yang dapat dinikmati masyarakat secara langsung.

 

Kemeriahan semakin terasa ketika Tasya Allesa dan Sorata tampil membawakan sejumlah lagu dangdut yang akrab di telinga masyarakat.

 

Penonton pun tampak antusias mengikuti setiap lagu yang dibawakan. Dari anak muda hingga masyarakat dewasa, semuanya larut dalam suasana pesta rakyat.

 

MALAM YANG SULIT DILUPAKAN

 

Penampilan Tasya Allesa bersama Sorata pada Sabtu malam, 29 Agustus 2026, menjadi salah satu momen yang meninggalkan kesan bagi masyarakat Palabuhanratu.

 

Bukan hanya karena penampilan penyanyi jebolan D’Academy 7 tersebut, tetapi juga karena kemeriahan panggung dan antusiasme masyarakat yang begitu besar.

 

Sorata berhasil menghadirkan warna musik dangdut yang kuat, sementara Tasya Allesa tampil penuh energi di hadapan masyarakat Sukabumi.

 

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 pun semakin semarak dengan hadirnya hiburan yang mampu menyatukan masyarakat dalam suasana penuh kegembiraan.

 

Malam semakin larut, namun semangat warga Palabuhanratu untuk menikmati pesta rakyat masih terasa. Musik, sorak penonton dan penampilan Tasya Allesa menjadi rangkaian kemeriahan yang membuat Gebyar Pesta Rakyat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 semakin berkesan.

 

Palabuhanratu bergoyang, Tasya Allesa mengguncang, dan Sorata menghidupkan panggung pesta rakyat.(FZ)


Mengabarkan Fakta, Menjaga Makna

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Main Tags

JSON Variables