Facebook   X   Instagram   YouTube   TikTok
Aktual, Cepat, Terpercaya
BREAKING NEWSBerita terbaru BCPNEWS.com, aktual dan terpercaya.09:45 WIB

Senin, 12 Januari 2026

Dojo Gabdika Shitoryu Kai Pelabuhanratu Borong Prestasi di Kejurda Karate Piala Bupati Sukabumi III 2026

 Dojo Gabdika Shitoryu Kai Pelabuhanratu


BCP-NEWS.com | Dojo Gabdika Shitoryu Kai Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Daerah Open Tournament & Festival Karate Piala Bupati Sukabumi III Tahun 2026. Sejumlah atlet muda berhasil naik podium di berbagai kategori kata dan kumite, membuktikan kualitas pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan.

 

Pada kategori Open Kata Perorangan Junior Putra, karateka Nazriel Praja Setiawan sukses meraih Juara 2 setelah tampil solid dan penuh percaya diri. Prestasi berlanjut pada nomor Open Kata Beregu Kadet Putra, di mana tim Alhafizhee Cs yang diperkuat Rizky Pratama, R.M. Alhafizhee, dan Naufal berhasil mengamankan Juara 3.

 

Sementara itu, tim Open Kata Beregu Junior Putra yang terdiri dari Nafis, M. Thorik, dan Nazriel P juga menyumbangkan medali dengan raihan Juara 3, menambah daftar pencapaian dojo asal Pelabuhanratu tersebut.

 

Di nomor kumite, atlet Gabdika Shitoryu Kai Pelabuhanratu tak kalah bersinar. M. Ashwal Nahkla Pradifta meraih Juara 2 pada kelas Open Kumite -45 Kg Pemula Putra, disusul M. Thorik Nuriman yang meraih Juara 3 di kelas Open Kumite -57 Kg Kadet Putra. Dari sektor putri, Ashaira Rinardi tampil impresif dan berhasil meraih Juara 2 pada kelas Open Kumite -48 Kg Junior Putri.

 

Pelatih Dojo Gabdika Shitoryu Kai Pelabuhanratu, Sense Eka Darma Setiawan, Spd, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian para atlet.

 

“Alhamdulillah, hasil ini merupakan buah dari latihan disiplin dan kerja keras anak-anak selama ini. Mereka tidak hanya berlatih teknik, tetapi juga mental bertanding. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan tidak cepat puas,” ujarnya.

 

Sense Eka Darma Setiawan, Spd. menilai kejuaraan ini sebagai ajang penting dalam proses pembinaan atlet.

“Kejuaraan daerah seperti ini sangat penting untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus membentuk mental juara. Kami berharap ke depan atlet-atlet Gabdika Shitoryu Kai Pelabuhanratu bisa melangkah ke level yang lebih tinggi dan membawa nama Sukabumi di ajang provinsi maupun nasional,” katanya.

 

Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan Dojo Gabdika Shitoryu Kai Pelabuhanratu sebagai salah satu dojo yang konsisten mencetak atlet berprestasi di Kabupaten Sukabumi, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan olahraga karate di daerah.

 

Fauzi

Selasa, 06 Januari 2026

Kapolresta Sukabumi Berganti Pemkab Tekankan Stabilitas dan Kolaborasi

 

BCP-NEWS.com | Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, menghadiri acara Silaturahmi Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi yang dirangkaikan dengan Pisah Sambut Kapolres Kota Sukabumi, Rabu (7/1/2026), bertempat di Auditorium Kota Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, jabatan Kapolres Kota Sukabumi resmi diserahterimakan dari AKBP Rita Suwadi kepada AKBP Ardian Satrio Utomo.

AKBP Rita Suwadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi serta kerja sama yang telah terjalin dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Sukabumi selama masa tugasnya.

“Alhamdulillah, selama saya bertugas, kondusivitas keamanan di wilayah Sukabumi dapat terjaga dengan baik. Hal ini tentu berkat kerja sama dan harmonisasi yang solid antara Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi. Semoga kebersamaan dan sinergitas ini terus terjaga ke depannya,” ungkap Rita.

Sementara itu, Kapolres Kota Sukabumi yang baru, AKBP Ardian Satrio Utomo, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja kepolisian di wilayah Sukabumi. Ia juga memohon dukungan dari seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat.

“Kami mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak, khususnya Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi, agar kami dapat menjalankan tugas dengan baik demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Sukabumi,” tegasnya.

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi atas kondisi keamanan Sukabumi yang selama ini terjaga dengan baik di bawah kepemimpinan AKBP Rita Suwadi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu AKBP Rita Suwadi atas dedikasi dan pengabdiannya. Semoga menjadi amal kebaikan dan sukses menjalankan tugas di tempat yang baru sebagai Kapolres Kabupaten Majalengka,” ujarnya.

Kepada Kapolres Kota Sukabumi yang baru, Wabup menyampaikan harapan agar sinergitas yang telah terbangun dapat terus diperkuat.

“Selamat bertugas kepada AKBP Ardian Satrio Utomo. Semoga senantiasa diberikan kelancaran, kemudahan, serta mampu membangun sinergi yang kuat dengan Forkopimda Kota maupun Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, pada akhir acara Wakil Bupati Sukabumi menyerahkan cenderamata dari Bupati Sukabumi kepada AKBP Rita Suwadi yang akan melanjutkan pengabdian di Polres Majalengka.

Editor: Khadavi


Senin, 05 Januari 2026

Turis Asing Tewas dalam Kecelakaan Jetski di Pantai Buffalo Palabuhanratu


 

BCP-NEWS.com | Kecelakaan jetski terjadi di kawasan Pantai Buffalo, Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (5/1/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Insiden tersebut menyita perhatian publik setelah video proses evakuasi korban beredar luas di media sosial.

 

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat warga dan pengunjung pantai berupaya memberikan pertolongan pertama secara darurat. Kedua korban dievakuasi secara manual menuju bibir pantai sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Kecelakaan jetski tersebut melibatkan dua orang wisatawan, masing-masing seorang laki-laki warga negara asing (WNA) dan seorang perempuan warga negara Indonesia. Keduanya mengalami benturan keras setelah jetski yang ditumpangi terbalik akibat dihantam ombak besar.

 

Korban laki-laki sempat mendapatkan penanganan intensif di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Palabuhanratu, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, korban perempuan hingga kini masih menjalani perawatan medis.

 

Identitas korban terungkap setelah Dedi, sopir rombongan, memberikan keterangan kepada awak media di lokasi kejadian. Ia memastikan bahwa korban yang meninggal dunia merupakan majikannya.

Dedi juga menjelaskan bahwa korban perempuan bukan istri maupun kerabat korban, melainkan asisten rumah tangga (ART) yang bekerja pada korban WNA tersebut.

 

Sementara itu, saksi mata Musyafa Kausar (24) menuturkan bahwa sebelum kejadian, korban sempat mendapatkan pengarahan singkat dari pengelola wahana jetski. Namun menurutnya, durasi panduan keselamatan terbilang sangat singkat.

 

“Setelah pengarahan, jetski dibawa ke tengah laut. Yang mengemudi WNA, perempuannya dibonceng,” ujar Musyafa.

 

Saat hendak kembali ke tepi pantai, jetski tersebut menghantam ombak cukup besar. Benturan keras menyebabkan jetski terbalik dan melemparkan kedua penumpangnya. Benturan dengan badan jetski mengakibatkan luka serius, terutama di bagian kepala salah satu korban.

 

Respons awal pengelola wahana jetski juga menjadi sorotan. Sejumlah saksi menilai penanganan awal dinilai lambat dan tidak segera memberikan pertolongan maksimal kepada korban.

 

Saksi lain, Ujang (35), mengatakan kondisi korban saat dievakuasi ke darat sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan medis segera.

 

“Keduanya sempat tidak sadarkan diri, lukanya kelihatan sangat parah, makanya langsung dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.

 

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti hilangnya kendali jetski yang berujung pada insiden fatal tersebut. Sementara itu, pengelola wahana jetski belum memberikan keterangan resmi kepada publik.

 

(Khadavi) 

Selasa, 30 Desember 2025

Viral Video MBG Rp15 Ribu untuk Seminggu di Palabuhanratu, Warga Minta KDM Turun Tangan

 

SUKABUMI – Sebuah video yang menyoroti dugaan minimnya menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukabumi viral dan ramai diperbincangkan di media sosial serta grup aplikasi perpesanan WhatsApp. Video tersebut memicu sorotan publik setelah menampilkan keluhan warga terkait paket makanan yang disebut hanya bernilai Rp15 ribu untuk jatah satu minggu.

 


Video itu diketahui direkam di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, dan memperlihatkan seorang pria yang mempertanyakan kelayakan menu MBG yang diterima siswa kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cikakak, pada Senin (29/12/2025).

 

Dalam rekaman tersebut, pria itu memperlihatkan satu paket MBG yang terdiri dari satu butir telur ayam rebus, satu kotak susu kecil rasa stroberi, satu kue basah, lima butir anggur, dan satu buah apel. Ia kemudian menghitung secara terbuka perkiraan harga dari setiap item makanan tersebut.

 

“Jatah MBG hari Senin di Desa Sukamaju, MI Cikakak, siswa kelas 3 MI. Susu kotak kecil tiga rebu, telur satu, jatah satu minggu,” ucap pria tersebut dalam video yang kini beredar luas.

 

Berdasarkan perhitungannya, total nilai paket MBG tersebut diperkirakan hanya sekitar Rp15 ribu untuk satu minggu, sehingga menimbulkan pertanyaan publik terkait alokasi anggaran, kualitas gizi, dan transparansi pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut.

 

Tak hanya itu, pria dalam video juga secara langsung menyebut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dan meminta agar dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke wilayah Palabuhanratu, khususnya Kecamatan Cikakak.

 

“Pak Dedi, coba sidak ke Palabuhanratu. MBG-nya enggak bener. Palabuhanratu, Kecamatan Cikakak, paket MBG untuk seminggu Rp15 ribu. Berapa yang dibegal, Pak Dedi,” ujarnya dalam bahasa Sunda.

 

Dalam video tersebut juga tampak kemasan makanan berstiker bertuliskan ‘RFF’, yang diduga merupakan identitas atau penanda dari pihak penyedia paket MBG. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas penyediaan dan distribusi paket makanan tersebut.

 

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah, penyelenggara program MBG, maupun instansi terkait di Kabupaten Sukabumi terkait kebenaran isi video tersebut maupun langkah evaluasi terhadap menu yang dipersoalkan warga.

 

Redaksi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya.


Mengabarkan Fakta, Menjaga Makna

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Main Tags

JSON Variables