Facebook   X   Instagram   YouTube   TikTok
Aktual, Cepat, Terpercaya
BREAKING NEWSBerita terbaru BCPNEWS.com, aktual dan terpercaya.09:45 WIB

Jumat, 21 November 2025

Satgas PKH Bongkar Tambang Timah Ilegal, Panglima TNI Turun ke Lokasi

 


BCP-NEWS.com| Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin meninjau dua lokasi tambang timah ilegal yang berhasil disita Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (19/11/2025).

 

Dalam peninjauan tersebut, dilaporkan bahwa Satgas PKH Halilintar berhasil menertibkan kegiatan tambang ilegal di dua titik, yakni di Desa Lubuk Lingkuk dan Desa Lubuk Besar. Berdasarkan hasil digitasi citra, kawasan tambang di Desa Lubuk Lingkuk diketahui berada di dalam kawasan hutan dengan luas bukaan mencapai 262,85 hektar.

 


Di hadapan awak media, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa operasi penertiban ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025. "Tim Penertiban Kawasan Hutan setelah mendapatkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025, terus melanjutkan kegiatan dan pada hari ini, kita menemukan kegiatan-kegiatan ilegal terhadap pelanggaran hukum yang akan kita tindaklanjuti," kata Menhan di lokasi tambang ilegal.

 

Awalnya, wilayah tersebut hanya memiliki izin untuk penambangan pasir kuarsa. Namun dalam perkembangannya, ditemukan adanya kandungan timah di area berizin tersebut sehingga memicu aktivitas penambangan ilegal yang tidak sesuai dengan peruntukan awal perizinan.

 

Sementara menanggapi temuan tersebut, Menteri ESDM menegaskan bahwa izin pengelolaan pasir kuarsa akan kembali ditarik ke pemerintah pusat. “Bahwa ini izinnya pasir kuarsa. Pasir kuarsa ini izinnya itu kita limpahkan ke daerah, tapi dengan kejadian begini saya pulang langsung membuat aturan untuk izin pasir kuarsa ditarik lagi ke pusat supaya tertib, supaya kekayaan kita dapat kita kelola dengan baik,” jelas Menteri ESDM.

 

 

A Chandra


Kamis, 20 November 2025

Kampanye GEMARIKAN di Sukabumi Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting dan Cetak Generasi Cerdas

 


BCP-NEWS.com | Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat upaya peningkatan gizi masyarakat melalui Kampanye GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) dan Edukasi Gizi Ikan Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hj. Lina Evelin Marlina, bertempat di Grand Sulanjana Selabintana, Kamis (20/11/2025).

 

GEMARIKAN merupakan program nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejak 2004 yang bertujuan meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang sehat, bergizi, dan terjangkau. Program ini juga menjadi strategi kunci untuk memperbaiki asupan gizi, meningkatkan kecerdasan anak, serta mencegah stunting dan kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil.

 

Hj. Lina menegaskan bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki potensi perikanan yang besar dan harus dimanfaatkan secara optimal untuk membangun generasi masa depan yang berkualitas.

 

“Ikan kaya Omega-3, vitamin, dan nutrisi penting untuk perkembangan otak dan jaringan saraf. Konsumsi ikan mampu meningkatkan kecerdasan anak dan mencegah stunting,” jelasnya.

 

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi, Hj. Rina Rosmaniar Japar, menekankan bahwa GEMARIKAN merupakan program prioritas Pokja III PKK dalam mendukung peningkatan gizi keluarga.

 

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk membiasakan makan ikan agar warga Sukabumi semakin sehat, cerdas, dan siap menyongsong Generasi Indonesia Emas,” ujarnya.

 

Melalui kampanye ini, pemerintah daerah berharap tingkat konsumsi ikan di masyarakat meningkat, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi perikanan lokal untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sukabumi.

 

Fauzi


Dinas Pertanian Sukabumi Tegaskan Komitmen Wujudkan Swasembada Pangan

 


BCP-NEWS.com | Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Kementerian Pertanian menyatukan komitmen memperkuat Program Swasembada Pangan 2025 melalui Rapat Koordinasi yang digelar di Aula Pondok Modern Assalam Putri, Warungkiara, Kamis (20/11/2025).

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Aep Majmudin menegaskan bahwa program swasembada pangan sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama sektor agroindustri dan pertanian.

 

Aep menyebut Sukabumi memiliki potensi besar, mulai dari luasan wilayah terbesar di Jawa–Bali, kondisi geografis yang mendukung, hingga 4.000 kelompok tani yang siap berkolaborasi. Ia juga menyoroti capaian Sukabumi yang berhasil mencatat peningkatan produksi padi tertinggi di Jawa Barat.

 

“Petani adalah garda terdepan. Kita harus terus meningkatkan produksi dan menjaga komitmen bersama,” kata Aep.

 

Kepala PVTPP Kementan, Leli Nuryati, mengapresiasi kinerja insan pertanian Sukabumi yang dinilai berhasil mengawal program swasembada pangan sejak awal tahun.

 

Dalam acara tersebut, Kementan juga menyerahkan bantuan dan penghargaan kepada penyuluh serta insan pertanian sebagai bentuk dukungan peningkatan produktivitas daerah.

 

Editor: Fauzi


Mengabarkan Fakta, Menjaga Makna

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Main Tags

JSON Variables