Facebook   X   Instagram   YouTube   TikTok
Aktual, Cepat, Terpercaya
BREAKING NEWSBerita terbaru BCPNEWS.com, aktual dan terpercaya.09:45 WIB

Senin, 01 Desember 2025

Pengurus APDESI Merah Putih Sukabumi Resmi Dilantik Diminta Kompak Dukung Program Pembangunan

 


BCP-NEWS.com | Pengurus DPC Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Merah Putih Kabupaten Sukabumi periode 2025–2030 resmi dilantik di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (1/12/2025). Pelantikan ini turut dihadiri Gubernur Jawa Barat H Dedi Mulyadi, Bupati Sukabumi H Asep Japar, Sekda H Ade Suryaman, unsur Forkopimda, anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, serta DPD Apdesi Merah Putih Jawa Barat.

 

Para pengurus yang dilantik terdiri dari penasihat, ketua dan wakil ketua, hingga jajaran pengurus dan anggota.

 


Gubernur  Jawa Barat H Dedi Mulyadi menekankan pentingnya pembangunan desa yang terhubung dengan baik antarwilayah.

 

"Permasalahan di Sukabumi ini kompleks. Kalau ingin persoalannya selesai, titip perbaikan kerusakan alam dan infrastruktur yang terkoneksi antara kabupaten dan kota," kata Gubernur.

 

Ia menargetkan seluruh jalan desa di Jawa Barat dapat terhubung dan dibeton pada akhir 2027. Meski anggaran Provinsi Jawa Barat pada 2026 diperkirakan hanya Rp27 triliun, Gubernur optimistis pembangunan bisa terealisasi.

 

"Konektivitas itu penting. Tahun 2027 seluruh jalan desa harus terkoneksi dan dibeton. Sebagai gubernur yang mewakili pemerintah pusat, saya bertanggung jawab. Kalau ada jalan rusak di Sukabumi, jangan salahkan bupati, salahkan gubernurnya,” ujarnya.

 

Gubernur juga meminta kepala desa mengubah pola pikir agar terhindar dari stigma negatif masyarakat. Ia menegaskan kepala desa adalah ujung tombak pemerintahan desa.

 

“Saya ingin kepala desa tidak lagi bicara soal kekurangan anggaran. Urusan jalan, rumah warga miskin, hingga aliran sungai, dan infrastruktur lainnya akan ditangani pemerintah provinsi," tambahnya.

 

Bupati Sukabumi H Asep Japar menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur H Dedi Mulyadi di tengah kesibukannya. Bupati menegaskan seluruh kepala desa di Kabupaten Sukabumi harus mendukung kebijakan provinsi dan pemerintah pusat.

 

“Ini bentuk perhatian gubernur kepada kami. Apapun kebijakan gubernur harus kita dukung bersama,” kata Bupati.

 

Bupati meminta seluruh kepala desa memperkuat solidaritas, menjaga kekompakan, dan membangun komunikasi harmonis dengan pemerintah daerah.

 

"Kalau ada persoalan, mari kita bicarakan bersama untuk kemajuan Sukabumi sesuai visi Sukabumi Mubarakah, (maju unggul berbudaya dan berkah)," ujarnya.

 

Ketua DPD Apdesi Merah Putih Jawa Barat, Sukarya, mengapresiasi pelantikan di Sukabumi yang menjadi satu-satunya pelantikan Apdesi daerah yang dihadiri langsung gubernur.

 

“Apdesi adalah organisasi profesi. Kita harus selalu sinergi dengan pemerintah daerah dan provinsi,” terangnya.

 

Sukarya meminta seluruh pengurus DPC menjaga etika organisasi dan menyampaikan aspirasi secara baik.

 

“Kalau ada hal penting, sampaikan dengan baik. Jangan sampai muncul pembicaraan yang tidak mengindahkan organisasi,” ujarnya.

 

Ketua DPC Apdesi Merah Putih Kabupaten Sukabumi, Deden Deni Wahyudin, menegaskan Apdesi akan bersinergi mendukung seluruh program pemerintah daerah, provinsi, dan pusat.

 

Deden berkomitmen akan selalu mendukung program nasional seperti MBG dan Koperasi Merah Putih.

 

Fauzi 


Gubernur Jabar Resmikan PLTMH yang Baru Warga Diajak Gunakan Listrik untuk Kegiatan Produktif

 


Gubernur Jawa Barat H Dedi Mulyadi meresmikan renovasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Ciganas di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Senin (1/12/2025). Dalam Peresmian tersebut Gubernur didampingi Bupati Sukabumi H Asep Japar.

 

PLTMH yang telah beroperasi sejak 1998 itu mampu menghasilkan listrik sekitar 100 kilowatt (kW) dan menyuplai kebutuhan listrik sejumlah kampung, seperti Ciptarasa, Sirnarasa, dan Opidengkung. Renovasi yang dilakukan merupakan tahap kedua sejak pembangkit tersebut dibangun.

 

Gubernur Jabar menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini memanfaatkan listrik pembangkit tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Ia menekankan pentingnya menjaga fasilitas agar tetap berfungsi optimal.

 

"Fasilitas ini sudah dimanfaatkan masyarakat selama puluhan tahun. Saya berharap warga merawat pembangkit ini dengan baik dan memanfaatkan listriknya untuk kegiatan produktif," ujarnya.

 

Gubernur mengingatkan bahwa akses listrik seharusnya mendorong peningkatan ekonomi warga, bukan justru mendorong konsumsi yang tidak produktif.

 

"Kita ingin masyarakat Jawa Barat semakin produktif," tegasnya.

 

Gubernur berencana akan membangun pembangkit listrik tenaga mikrohidro di seluruh daerah yang belum terjangkau jaringan listrik PLN, khususnya wilayah yang memiliki potensi sumber daya air.

 

Sementara itu, Bupati Sukabumi H Asep Japar mengucapkan terima kasih kepada yayasan yang telah membangun dan mendukung keberadaan PLTMH Ciganas.

 

Bupati berharap masyarakat terus menjaga keberlanjutan operasional pembangkit tersebut.

 

"Peran aktif masyarakat sangat penting agar fasilitas ini tetap awet dan bisa terus dimanfaatkan," pungkasnya.

 

Fauzi 


Sabtu, 29 November 2025

Melayani Nyawa Merajut Asa Pamdes Cianjur Pagari Pelosok Dengan Semangat Gotong Royong


 

 

BCP-NEWS.com | Mereka adalah penjaga nyawa di ujung jalan desa, para pejuang senyap yang sigap menjawab panggilan darurat. Semangat kepahlawanan tanpa pamrih itulah yang berdenyut kencang dalam peringatan Hari Jadi ke-6 Persatuan Ambulan Desa (PAMDES) Kabupaten Cianjur. Lebih dari sekadar upacara, acara bertajuk "Pemersatu Ambulan Desa: Mempererat Jalinan Tali Silaturrahmi" ini menjadi ritus penguatan bagi para garda terdepan kesehatan darurat di wilayah yang kerap luput dari perhatian.

 

Gelaran yang berlangsung di Lapang Desa Ciherang, Karangtengah, Sabtu (29/11/2025) itu tak hanya memadati lokasi dengan seragam khas relawan. Suasana lebih mirip sebuah reuni besar para pejuang kemanusiaan. Sebanyak 354 anggota PAMDES Cianjur hadir menjadi tulang punggung acara, diperkuat oleh gelombang solidaritas dari relawan Bogor, Bandung, Sukabumi, Depok, hingga Karawang—sebuah mozaik indah yang membuktikan jaringan kekerabatan antar desa kian tak terbendung.

 

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Ketua Panitia yang juga Kepala Desa Sukasari, Dadan Haris, tidak hanya berbicara tentang statistik. Ia menyentuh relung paling personal dari pengabdian tersebut. "Di balik setiap lengkingan sirine, ada cerita tentang detik-detik genting yang menentukan nasib seorang ibu, seorang anak, atau seorang orang tua. Enam tahun perjalanan ini adalah bukti bahwa dari desa, kita bisa mengelola nyawa dengan tangankita sendiri," ujarnya, diiringi sorak semangat ratusan relawan.

 

Acara ini, lanjut Dadan, adalah oase di tengah kerasnya medan tugas. Sebuah ruang untuk saling menguatkan, berbagi strategi, dan mengasah ketajaman dalam melayani.

 

Dukungan paling gamblang datang dari Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, dr. Imade Setiawan. Di hadapan para relawan yang ia sebut "mitra penyelamat", ia tak sungkan mengakui peran strategis PAMDES yang kerap menjadi penyambung lidah program pemerintah di lapangan.

 

"Dalam hitungan kami, keberadaan PAMDES telah menjadi faktor kunci dalam menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di wilayah terpencil. Mereka adalah ujung tombak yang bergerak lebih cepat dari sistem formal manapun. Mereka bukan sekadar pengemudi, mereka adalah 'penjaga nyawa' di pelosok," tegas dr. Imade dengan mata berkaca-kaca.

 

Komitmennya pun ditegaskan. "Pemerintah Daerah berjanji untuk terus membina dan mendukung PAMDES ke arah yang lebih profesional. Karena setiap napas yang tertolong oleh kalian, adalah hutang budi kami semua."

 

Sementara itu, Ketua Korcam Karangtengah, Dedi atau yang akrab disapa Apih Pedul, melihat peran PAMDES melampaui fungsi teknisnya. "Lihatlah mereka. Mereka adalah pelopor pemersatu. Sebelum ada PAMDES, warga mungkin hanya kenal tetangga se-RT. Kini, dengan ambulans desa, tali silaturahmi terjalin antardesa, bahkan antarkecamatan. Mereka adalah simbol nyata bahwa gotong royong itu masih hidup dan membara," paparnya penuh keyakinan.

 

Sebelum perayaan ditutup, sebuah momen penuh hikmah menyentuh hati. PAMDES memberikan santunan kepada puluhan anak yatim, mengingatkan semua yang hadir bahwa misi kemanusiaan mereka tidak berhenti pada keadaan darurat, tetapi juga pada kepekaan sosial yang mendalam.

 

Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan pertunjukan kesenian tradisional Cianjur yang memukau. Gemuruh tawa dan tepuk tangan mewarnai pentas seni itu, menjadi penanda bahwa HUT ke-6 PAMDES bukanlah titik akhir. Ia adalah pembuka lembaran baru—sebuah semangat yang ditabuh lebih kencang, siap menggerakkan seluruh kadernya untuk terus mengabdi, bukan hanya dengan profesionalisme, tetapi dengan hati yang tulus mengasihi sesama.

 

Najib/A Chandra

Mengabarkan Fakta, Menjaga Makna

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Main Tags

JSON Variables