![]() |
| Dani Tarsoni Kadis Dagin (kemeja Batik) |
BCPNEWS.com - Sukabumi Expo 2026 resmi ditutup pada Minggu malam, 13 September 2026, di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 tersebut tidak hanya menghadirkan aktivitas perdagangan dan pameran, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat melalui gelaran job fair.
Antusiasme masyarakat terhadap job fair terlihat dari jumlah pencari kerja yang mencapai 542 orang. Kegiatan tersebut melibatkan sembilan lembaga Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang menawarkan berbagai peluang kerja kepada masyarakat.
Dari ratusan pencari kerja yang hadir, sebanyak 166 orang menyatakan minat terhadap sejumlah lowongan yang tersedia.
Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa job fair masih menjadi salah satu sarana yang dibutuhkan masyarakat untuk mendapatkan informasi pekerjaan sekaligus mengakses peluang kerja secara langsung.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, mengatakan, kehadiran job fair menjadi bagian penting dari rangkaian Sukabumi Expo 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada aktivitas perdagangan, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Dari pencatatan panitia, sampai hari ini sudah tercatat perputaran uang atau omzet sebesar Rp3,2 miliar," ujar Dani saat menutup Sukabumi Expo 2026 di Lapang Cangehgar Palabuhanratu, Minggu malam.
Selain job fair, rangkaian Sukabumi Expo 2026 dan Pasar Rakyat turut melibatkan pelaku usaha, UMKM, perangkat daerah, serta sejumlah perusahaan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadikan kegiatan HJKS ke-156 tidak hanya sebagai momentum perayaan, tetapi juga sebagai ruang interaksi ekonomi dan promosi potensi daerah.
Dani menyampaikan, seluruh rangkaian kegiatan Sukabumi Expo 2026 berjalan dengan lancar. Meski demikian, sejumlah catatan selama pelaksanaan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan kegiatan serupa pada masa mendatang.
"Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Sejumlah catatan selama pelaksanaan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan kegiatan serupa pada masa mendatang," tandasnya.
Dengan ditutupnya Sukabumi Expo 2026, pemerintah daerah berharap berbagai manfaat yang dihasilkan selama kegiatan dapat terus dirasakan masyarakat, khususnya dalam membuka akses terhadap peluang kerja, memperluas pasar bagi UMKM, serta mendorong aktivitas perekonomian daerah.
Sukabumi Expo 2026 menjadi salah satu rangkaian penting dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156, sekaligus momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, lembaga ketenagakerjaan, dan masyarakat.
Reporter: Anugrah



