Facebook   X   Instagram   YouTube   TikTok
Aktual, Cepat, Terpercaya
BREAKING NEWSBerita terbaru BCPNEWS.com, aktual dan terpercaya.09:45 WIB

Selasa, 06 Januari 2026

Kapolresta Sukabumi Berganti Pemkab Tekankan Stabilitas dan Kolaborasi

 

BCP-NEWS.com | Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, menghadiri acara Silaturahmi Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi yang dirangkaikan dengan Pisah Sambut Kapolres Kota Sukabumi, Rabu (7/1/2026), bertempat di Auditorium Kota Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, jabatan Kapolres Kota Sukabumi resmi diserahterimakan dari AKBP Rita Suwadi kepada AKBP Ardian Satrio Utomo.

AKBP Rita Suwadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi serta kerja sama yang telah terjalin dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Sukabumi selama masa tugasnya.

“Alhamdulillah, selama saya bertugas, kondusivitas keamanan di wilayah Sukabumi dapat terjaga dengan baik. Hal ini tentu berkat kerja sama dan harmonisasi yang solid antara Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi. Semoga kebersamaan dan sinergitas ini terus terjaga ke depannya,” ungkap Rita.

Sementara itu, Kapolres Kota Sukabumi yang baru, AKBP Ardian Satrio Utomo, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja kepolisian di wilayah Sukabumi. Ia juga memohon dukungan dari seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat.

“Kami mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak, khususnya Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi, agar kami dapat menjalankan tugas dengan baik demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Sukabumi,” tegasnya.

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi atas kondisi keamanan Sukabumi yang selama ini terjaga dengan baik di bawah kepemimpinan AKBP Rita Suwadi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu AKBP Rita Suwadi atas dedikasi dan pengabdiannya. Semoga menjadi amal kebaikan dan sukses menjalankan tugas di tempat yang baru sebagai Kapolres Kabupaten Majalengka,” ujarnya.

Kepada Kapolres Kota Sukabumi yang baru, Wabup menyampaikan harapan agar sinergitas yang telah terbangun dapat terus diperkuat.

“Selamat bertugas kepada AKBP Ardian Satrio Utomo. Semoga senantiasa diberikan kelancaran, kemudahan, serta mampu membangun sinergi yang kuat dengan Forkopimda Kota maupun Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, pada akhir acara Wakil Bupati Sukabumi menyerahkan cenderamata dari Bupati Sukabumi kepada AKBP Rita Suwadi yang akan melanjutkan pengabdian di Polres Majalengka.

Editor: Khadavi


Senin, 05 Januari 2026

Turis Asing Tewas dalam Kecelakaan Jetski di Pantai Buffalo Palabuhanratu


 

BCP-NEWS.com | Kecelakaan jetski terjadi di kawasan Pantai Buffalo, Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (5/1/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Insiden tersebut menyita perhatian publik setelah video proses evakuasi korban beredar luas di media sosial.

 

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat warga dan pengunjung pantai berupaya memberikan pertolongan pertama secara darurat. Kedua korban dievakuasi secara manual menuju bibir pantai sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Kecelakaan jetski tersebut melibatkan dua orang wisatawan, masing-masing seorang laki-laki warga negara asing (WNA) dan seorang perempuan warga negara Indonesia. Keduanya mengalami benturan keras setelah jetski yang ditumpangi terbalik akibat dihantam ombak besar.

 

Korban laki-laki sempat mendapatkan penanganan intensif di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Palabuhanratu, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, korban perempuan hingga kini masih menjalani perawatan medis.

 

Identitas korban terungkap setelah Dedi, sopir rombongan, memberikan keterangan kepada awak media di lokasi kejadian. Ia memastikan bahwa korban yang meninggal dunia merupakan majikannya.

Dedi juga menjelaskan bahwa korban perempuan bukan istri maupun kerabat korban, melainkan asisten rumah tangga (ART) yang bekerja pada korban WNA tersebut.

 

Sementara itu, saksi mata Musyafa Kausar (24) menuturkan bahwa sebelum kejadian, korban sempat mendapatkan pengarahan singkat dari pengelola wahana jetski. Namun menurutnya, durasi panduan keselamatan terbilang sangat singkat.

 

“Setelah pengarahan, jetski dibawa ke tengah laut. Yang mengemudi WNA, perempuannya dibonceng,” ujar Musyafa.

 

Saat hendak kembali ke tepi pantai, jetski tersebut menghantam ombak cukup besar. Benturan keras menyebabkan jetski terbalik dan melemparkan kedua penumpangnya. Benturan dengan badan jetski mengakibatkan luka serius, terutama di bagian kepala salah satu korban.

 

Respons awal pengelola wahana jetski juga menjadi sorotan. Sejumlah saksi menilai penanganan awal dinilai lambat dan tidak segera memberikan pertolongan maksimal kepada korban.

 

Saksi lain, Ujang (35), mengatakan kondisi korban saat dievakuasi ke darat sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan medis segera.

 

“Keduanya sempat tidak sadarkan diri, lukanya kelihatan sangat parah, makanya langsung dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.

 

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti hilangnya kendali jetski yang berujung pada insiden fatal tersebut. Sementara itu, pengelola wahana jetski belum memberikan keterangan resmi kepada publik.

 

(Khadavi) 

Selasa, 30 Desember 2025

Viral Video MBG Rp15 Ribu untuk Seminggu di Palabuhanratu, Warga Minta KDM Turun Tangan

 

SUKABUMI – Sebuah video yang menyoroti dugaan minimnya menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukabumi viral dan ramai diperbincangkan di media sosial serta grup aplikasi perpesanan WhatsApp. Video tersebut memicu sorotan publik setelah menampilkan keluhan warga terkait paket makanan yang disebut hanya bernilai Rp15 ribu untuk jatah satu minggu.

 


Video itu diketahui direkam di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, dan memperlihatkan seorang pria yang mempertanyakan kelayakan menu MBG yang diterima siswa kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cikakak, pada Senin (29/12/2025).

 

Dalam rekaman tersebut, pria itu memperlihatkan satu paket MBG yang terdiri dari satu butir telur ayam rebus, satu kotak susu kecil rasa stroberi, satu kue basah, lima butir anggur, dan satu buah apel. Ia kemudian menghitung secara terbuka perkiraan harga dari setiap item makanan tersebut.

 

“Jatah MBG hari Senin di Desa Sukamaju, MI Cikakak, siswa kelas 3 MI. Susu kotak kecil tiga rebu, telur satu, jatah satu minggu,” ucap pria tersebut dalam video yang kini beredar luas.

 

Berdasarkan perhitungannya, total nilai paket MBG tersebut diperkirakan hanya sekitar Rp15 ribu untuk satu minggu, sehingga menimbulkan pertanyaan publik terkait alokasi anggaran, kualitas gizi, dan transparansi pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut.

 

Tak hanya itu, pria dalam video juga secara langsung menyebut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dan meminta agar dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke wilayah Palabuhanratu, khususnya Kecamatan Cikakak.

 

“Pak Dedi, coba sidak ke Palabuhanratu. MBG-nya enggak bener. Palabuhanratu, Kecamatan Cikakak, paket MBG untuk seminggu Rp15 ribu. Berapa yang dibegal, Pak Dedi,” ujarnya dalam bahasa Sunda.

 

Dalam video tersebut juga tampak kemasan makanan berstiker bertuliskan ‘RFF’, yang diduga merupakan identitas atau penanda dari pihak penyedia paket MBG. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas penyediaan dan distribusi paket makanan tersebut.

 

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah, penyelenggara program MBG, maupun instansi terkait di Kabupaten Sukabumi terkait kebenaran isi video tersebut maupun langkah evaluasi terhadap menu yang dipersoalkan warga.

 

Redaksi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya.


Minggu, 28 Desember 2025

Portal Parkir RSUD Palabuhanratu Lumpuh, Pengantar Pasien Terlantar: Kelalaian Sistemik Pengelola Dipertanyakan

 


Palabuhanratu,28 Desember 2025 | Akses masuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu lumpuh akibat portal parkir yang tidak berfungsi, menyebabkan antrean panjang kendaraan pengantar pasien. Situasi ini bukan sekadar gangguan teknis, melainkan cerminan buruknya tata kelola layanan publik yang berpotensi mengorbankan keselamatan pasien.



Investigasi di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular di pintu masuk RSUD Palabuhanratu tanpa penanganan cepat. Mobil-mobil yang membawa pasien, termasuk lansia dan pasien dengan kondisi darurat, terpaksa berhenti lama. Lebih memprihatinkan, petugas parkir terlihat pasif dan tidak menjalankan langkah darurat apa pun untuk membuka akses secara manual atau mengurai kemacetan.



“Ini rumah sakit, bukan pusat perbelanjaan. Orang datang bawa pasien, tapi diperlakukan seperti antrean parkir biasa,” ujar salah satu pengantar pasien dengan nada geram.



Ketidaksiapan pengelola parkir ini memunculkan pertanyaan serius terkait standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan. Dalam situasi darurat, portal parkir seharusnya dapat dibuka penuh demi kelancaran akses ambulans dan kendaraan pasien. Namun fakta di lapangan menunjukkan tidak adanya skema darurat, koordinasi, maupun penanggung jawab yang mengambil kendali.



Kondisi ini mengindikasikan adanya kelalaian sistemik, bukan sekadar kesalahan teknis. Pengelolaan parkir yang seharusnya bersifat penunjang justru menjadi penghambat utama pelayanan kesehatan. Publik pun mempertanyakan apakah pengelolaan parkir RSUD Palabuhanratu lebih berorientasi pada sistem dan pendapatan ketimbang keselamatan dan kemanusiaan.



Dampak dari kejadian ini tidak bisa dianggap sepele. Setiap menit keterlambatan bagi pasien dapat berujung pada risiko medis. Namun hingga antrean berlangsung cukup lama, tidak terlihat tindakan tegas dari pihak manajemen RSUD Palabuhanratu untuk mengambil alih situasi.



Masyarakat dan pemerhati layanan publik mendesak pemerintah daerah, manajemen RSUD, serta pihak terkait untuk membuka secara transparan:

• Penyebab lumpuhnya portal parkir

• Kesiapan SOP keadaan darurat

• Tanggung jawab pengelola parkir

• Mekanisme pengawasan terhadap layanan pendukung rumah sakit



Peristiwa ini menjadi alarm keras bahwa lemahnya pengawasan dan buruknya respons lapangan dapat menghilangkan esensi rumah sakit sebagai ruang pelayanan kemanusiaan. Jika persoalan sekrusial akses masuk saja gagal dikelola, publik berhak mempertanyakan kualitas pelayanan lainnya.



Hingga rilis ini diterbitkan, pihak manajemen RSUD dan pengelola parkir belum memberikan klarifikasi resmi kepada publik.

Kamis, 25 Desember 2025

Pelantikan FORSA Jabar 2025–2027 dan Grand Final FORSA IDOL Hadirkan Harmoni Dakwah, Musik, dan Euforia di Bandung

 


BCP-NEWS.com | Suasana khidmat yang sarat makna tiba-tiba berubah menjadi gelora euforia. Food Hall Antapani, Kota Bandung, Minggu (21/12/2025), menjadi saksi perpaduan sempurna antara keseriusan organisasi dan gemerlap panggung seni dalam satu perhelatan spektakuler.

 

Dua agenda prestisius, yakni Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah Fan of Rhoma and Soneta (FORSA) Jawa Barat periode 2025–2027 serta Grand Final FORSA IDOL, sukses menghipnotis ratusan kader dan simpatisan yang memadati lokasi acara.

 

Kegiatan diawali dengan prosesi serah terima kepemimpinan. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FORSA, H. Kuswanto, secara resmi melantik kepengurusan baru DPW FORSA Jawa Barat yang kini diketuai oleh Didin Suryadin, SE.

 

Dalam amanatnya, H. Kuswanto menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan gerbang menuju komitmen baru.

 

“Pelantikan ini adalah awal untuk menggelorakan kembali dakwah dan karya musik Soneta di Jawa Barat. Kami yakin kepemimpinan baru akan membawa FORSA Jabar menuju soliditas dan loyalitas yang lebih tinggi,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua DPW FORSA Jabar terpilih, Didin Suryadin, SE, menyambut amanah tersebut dengan penuh semangat.

 

“Kami akan bekerja dengan mengutamakan silaturahmi dan pembinaan. Target utama kami adalah menyiapkan kader-kader terbaik sebagai duta Jawa Barat di FORSA IDOL tingkat nasional,” ungkapnya.

 

Puncak acara semakin meriah dengan digelarnya Grand Final FORSA IDOL, ajang pencarian bakat yang menjadi bukti nyata kecintaan terhadap musik dan lagu-lagu karya Rhoma Irama.
Menurut H. Agus Chandra, SE, FORSA IDOL membuktikan bahwa musik Soneta tetap abadi dan relevan lintas generasi.

 

“Talenta-talenta hari ini menunjukkan bahwa musik dan lagu Soneta masih hidup, dicintai, dan terus berkembang,” paparnya.

 

Setelah melalui penilaian ketat dewan juri, Syifa dari Kabupaten Bekasi berhasil menyabet gelar juara pertama berkat power vokal yang kuat dan karisma panggung yang memukau.
Juara kedua diraih oleh Nadia Angelina (DPC Kabupaten Cianjur), sementara Akmal Ardias (DPC Kabupaten Bogor) menempati posisi juara ketiga.

 

Adapun juara harapan masing-masing diraih oleh Rina (Garut) sebagai Juara Harapan I, Adwa (Kabupaten Bandung) sebagai Juara Harapan II, dan Tika (Kota Bandung) sebagai Juara Harapan III.

 

Kesuksesan acara ini tak lepas dari dukungan penuh PT Buana Citra Promosindo selaku sponsor utama, yang menyediakan fasilitas sound system serta berbagai sarana pendukung lainnya.

 

Dengan suksesnya pelantikan dan FORSA IDOL, FORSA Jawa Barat menegaskan eksistensinya sebagai wadah yang tak hanya solid secara organisasi, tetapi juga konsisten menghidupkan dakwah melalui musik yang berakar kuat pada nilai, budaya, dan kecintaan lintas generasi.

Mengabarkan Fakta, Menjaga Makna

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Main Tags

JSON Variables